Status Proses Pada Sistem Operasi Windows

Manajemen Proses Pada Sistem Operasi Windows

Halo kawan-kawan, disini saya akan menjelaskan mengenai manajemen proses dalam sistem operasi. Terlebih dahulu ,saya akan memaparkan secara umum mengenai materi ini.

Proses , apa itu proses? Disini proses adalah program yang sedang dieksekusi. Menurut Silberschatz proses tidak hanya sekedarsuatu kode program (text section), melainkan meliputi beberapa aktivitas yang bersangkutan seperti program counter dan stack. Sebuah proses juga melibatkan stack yang berisi data sementara (parameter fungsi/metode, return address, dan variabel lokal) dan data section yang menyimpan variabel-variabel global. Tanenbaum juga berpendapat bahwa proses adalah sebuah program yangdieksekusi yang mencakup program counter, register, dan variabel di dalamnya [MDGR2006].

Perbedaan antara program dengan proses adalah program merupakan entitas yang pasif, yaitu suatu file yang berisi kumpulan instruksi-instruksi yang disimpan di dalam, sedangkan proses merupakan entitas yang aktif, dengan sebuah program counter yang menyimpan alamat instruksi selanjut yang akan dieksekusi dan seperangkat sumber daya (resource) yang dibutuhkan agar sebuah proses dapat dieksekusi.

Nah teman-teman sekarang sudah tahu kan perbedaan antara proses dan program. Sekarang saya akan menjelaskan mengenai status proses.

Status Proses

Seperti halnya proses bekerja, maka proses ini pun mengalami perubahan status. Status dari sebuah proses didefinisikan dalam bagian oleh aktivitas yang ada dari proses tersebut. Status yang ada dalam proses ini diantaranya adalah:

Capture

a. new: Pembentukan suatu proses

b. running: Instruksi-instruksi yang sedang dieksekusi

c. waiting: Proses menunggu untuk beberapa event yang terjadi

d. ready: Proses menunggu untuk dialirkan ke pemroses (processor)

e. terminated: Proses telah selesai dieksekusi.

Process Control Block (PCB)

Setiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah process control block (PCB), juga

disebut sebuah control block. PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, termasuk hal-hal di bawah ini:

  • • Status proses: status yang mungkin adalah new, ready, running, waiting, halted, dan seterusnya.
  • • Program counter: suatu penghitung yang mengindikasikan alamat dari instruksi selanjutnya yang akan dieksekusi untuk proses tersebut.
  • • CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan tipenya, tergantung pada arsitektur komputer. Register tersebut termasuk accumulator, index register, stack pointer, generalpurposes register, ditambah informasi conditioncode. Bersama dengan program counter, keadaan/status informasi harus disimpan ketika gangguan terjadi, untuk memungkinkan proses tersebut berjalan/bekerja dengan benar.
  • • Informasi manajemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari

dasar dan batas register, tabel page/halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi.

  • • Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu nyata yang digunakan, batas waktu, jumlah account, jumlah job atau proses, dan banyak lagi.

 

 

http://imam_muiz.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11366/SISTEM+OPERASI-3.pdf

 

Tutorial Instalasi Ubuntu di VirtualBox

Halo kawan-kawan semua 😀 . Saya  disini akan menjelaskan mengenai cara-cara instalasi ubuntu menggunakan VirtualBox.

Sebelum menginstal Ubuntu, cek terlebih dahulu apakah virtual box telah terinstal di computer anda. Jika VirtualBox anda telah terinstal , berikut tahapan instalasinya:

Tahap 1: Buka aplikasi virtual box.

1

Tahap 2: Pilih New untuk memulai konfigurasi Virtual Box.

1

Tahap 3: pada tahap ini anda memberikan nama untuk OS yang akan diinstal. Lalu pilih type linux dan pilih version Ubuntu. Untuk melanjutkan proses instalasi pilih Next.

2

Tahap 4: menentukkan besar RAM yang akan digunakan, disarankan untuk memakai RAM 512 MB, lalu pilih Next.

3

Tahap 5: pada tahap ini anda akan dihadapkan pada opsi hard disk virtual. Pilih create new hard disk lalu pilih Create.

4

Tahap 6: disini anda akan diminta untuk konfigurasi Hard Disk virtual , disarankan untuk memilih yang jenisnya VDI (VirtualBox Disk Image). Lalu pilih Next.

5

Tahap 7: Pada tahap ini anda akan diminta untuk memilih detail dari virtual Disk.
Ada dua jenis yang diberikan, yaitu:
1. Dynamically Allocated: Maksud dari jenis ini adalah Hard disk Virtual yang akan digunakan oleh Ubuntu nantinya, semakin lama semakin besar, jika kamu menambahkan data ke Hard disk Virtual dari Ubuntu.
2. Fixed Size: Maksud dari jenis ini adalah, Hard disk Virtual yang digunakan oleh Ubuntu nantinya adalah kapasitas yang pasti.

6

Agar lebih mudah , disarankan untuk menggunakan Dynemically Allocated. Lalu pilih Next.

Tahap 8: Pilihlah tempat untuk penyimpanan Hard Disk virtual Ubuntu, kemudian tentukan kapasitas Hard Disk virtual yang digunakan oleh Ubuntu. Lalu pilih Create.

7

Tahap 9: Anda akan diberikan deskripsi dari konfigurasi yang telah dibuat. Lalu klik Start untuk melanjutkan instalasi Ubuntu.

8

Tahap 10 : Pilih Browse untuk mencari file ISO Ubuntu , lalu pilih Start.

9

Tahap 11 : Tunggu beberapa saat.
Ubuntu akan loading untuk mempersiapkan instalasi.

10

Tahap 12 : Pilih Install Ubuntu.

12

Tahap 13: Jika anda memiliki koneksi internet, anda bisa menginstall Update dari Ubuntu saat Ubuntu melakukan instalasi. Yang perlu anda lakukan adalah memberi tanda centang pada “Download updates while installing” . Lalu Klik “Continue”.

13

Tahap 14 : Tahap selanjutnya adalah memilih opsi partisi. Saya sarankan memilih opsi pertama, yaitu “Erase disk and install Ubuntu”. Dan klik Install Now.
KETERANGAN: Data anda di komputer tetap aman, maksud dari Erase disk adalah menghapus harddisk virtual yang telah dibuat oleh VirtualBox. Data yang ada di Windows akan tetap ada.

14

Tahap 15: Lalu Ubuntu akan melakukan instalasi. Anda akan diminta untuk mengisi informasi dimana anda tinggal. Lalu pilih continue.

15

Tahap 16 : pada tahap ini anda akan diminta untuk memilih keyboard layout. Setelah dipilih klik Continue.

16

Tahap 17 : pada tahap ini anda diminta untuk mengisi form nama,nama computer anda, username, dan password. Jika telah terisi pilih Continue.

17

Tahap 18 : pada tahap ini tunggulah hingga proses instalasi Ubuntu selesai.

18

Setelah selesai melakukan instalasi, Ubuntu akan meminta untuk restart. Klik “Restart”.
Setelah di restart , anda siap menggunakan Ubuntu.

19

21

Selamat Mencoba 🙂

 Untuk Tutorial versi PDF bisa di download disini:

https://www.dropbox.com/s/p4ktz7plt4sb53s/TP1_SOND_1100177_Maya%20Silviana.pdf

Memori DDR dan Jenisnya

DDR3 SDRAM kependekan dari Double Data Rate three Synchronous Dynamic Random Access Memory. Dalam teknik elektronika, DDR3 SDRAM adalah RAM berkecepatan tinggi yang berfungsi untuk menyimpan data ketika komputer sedang bekerja. Selain merupakan bagian dari perangkat komputer, DDR3 SDRAM juga digunakan pada peralatan elektronik digital lainnya.

DDR3 SDRAM adalah penerus dan perkembangan dari generasi pendahulunya, yaitu DDR2 SDRAM. Kelebihan utama DDR3 SDRAM adalah kemampuannya untuk menjalankan bus I/O hingga empat kali kecepatan sel-sel memori. Hal ini yang mengakibatkan DDR3 SDRAM mampu mentransmisi data lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan generasi pendahulunya. Namun DDR3 SDRAM memiliki latency yang lebih tinggi dibandingkan DDR2 SDRAM. Teknologi DDR3 ini membuka peluang besar diciptakannya chip memori berkapasitas 512 Mbit hingga 8 Gbit, dan secara efektif sangat memungkinkan diwujudkannya pembuatan modul memori berkapasitas maksimum 16 GB

Jenis-jenis RAM:

1. DDR

ddr1

(Double Data Rate) RAM ini adalah generasi 1 yang memiliki frekuensi transfer antara 200 MHz sampai 400 MHz, DDR RAM ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya DDR-200 yang memiliki memory clock 100 MHz, DDR-266 yang memiliki memory clock 133 MHz, DDR-333 dengan memory clock 166 MHz, serta DDR-400 dengan memory clock 200 MHz, dengan voltase 2,5/2,6 V.

2. DDR2

ddr2

DDR2 RAM yang memiliki nama standar DDR2-400, DDR2-533, DDR2-677, DDR2-800, dan DDR2-1066, dengan frekuensi transfer antara 400 MHz sampai 1966 MHz. yang memerlukan voltase 1,8 V.

3. DDR3

ddr3

DDR3, Perbedaan DDR3 dengan DDR2 terletak pada frekuensi transfernya yang lebih tinggi yang mencapai 2133 MHz, sedang DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz, dilihat dari segi memory clocknya tidak jauh berbeda dengan DDR2 yaitu dari 100 MHz sampai 266 MHz, dengan voltase yang hanya 1,5 V.

Pada Masing-masing jenis RAM di atas merupakan pengembangan dari generasi yang sebelumnya, sehingga pada versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi serta memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR (DDR1). begitu juga DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, latensi yang lebih unggul, performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil.

Referensi :

DDR3 SDRAM

http://blog.fastncheap.com/apa-bedanya-ddr-ddr2-dan-ddr3/

Karakteristik dan Perbandingan Processor Pentium 4, Core i-3, Core i-5, Core i-7

 Processor Intel

  • Intel Pentium 4

Pentium 4 adalah mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor Intel Pentium III. Nama perkenalan generasi awalnya adalah Willamette, kemudian dikembangkan kembali dengan nama perkenalan Northwood, Prescott, dan Cedar-Mill. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3,06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5 GHz dengan form factor pin 423, setelah itu intel merubah form factor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1,3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3,4 GHz.

  • Intel Core i3

Intel mengeluarkan  produk  Intel Core i3 pada tanggal 7 Januari 2010 . Ada dua tipe yang diluncurkan oleh Intel i3 ini, yaitu untuk desktop processor dan mobile processor (notebook). Intel Core i3 untuk tipe desktop menggunakan microachitecture yang diberi codename Clarkdale, yang memilki L3 cache sebesar 4 Mb, dengan Thermal Design Power (TDP) sebesar 74 watt. Core i3 memiliki core processor sebanyak dua. Socket yang digunakan  socket LGA 1156. Teknologi tambahan yang “diinjeksikan” pada processor Intel i3 ini adalah di dalam processornya sudah terintegrasi dengan GPU (Graphical Processing Unit). Jadi komputer akan tetap bisa menyala dan menghasilkan gambar tanpa adanya VGA card.

Jenis  Intel Core i3 pada notebook, intel  menggunakan microarchitecture dengan codename Arrandale. Core i3 versi mobile ini memiliki L3 cache sebesar 3 Mb dan TDP yang jauh lebih kecil, yaitu hanya 35 watt. Jenis intel ini memiliki  core processor yang sama, yaitu dua buah core dengan integrasi GPUnya. Socket yang digunakan µPGA-989.

  • Intel Core i5

Prosesor  Intel® Core™ i5 dapat menigkatkan kekuatan PC dengan kinerja cerdas,  32nm dual-core processing terdiri dari dua prosesor yang tidak berkaitan dalam satu paket fisik pada frekuensi yang samaIntel Core i5 juga mempunyai teknologi intel hyper threading. Memiliki  Intel HD graphic yang memberikan prestasi visual yang menggagumkan untuk gambar lebih tajam, warna yang selaras dengan tambahan Video Card. Dengan adanya Hyper-threading sehingga membuat tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Ada juga Turbo boost menjadi andalan dalam hal performa. VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray, juga beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkan.

Hyper threading (HT) atau nama resminya Hyper Threading Technology (HTT) adalah teknologi yang diperkenalkan oleh Intel atas implementasinya terhadap kemapuan prosesornya dalam menjalankan “Multi – Threading” yaitu menjalankan banyak threadHyper Threading memanfaatkan tenaga prosesor yang idle agar dapat mengerjakan proses yang lainnya. atau proses kerja dalam satu waktu bersamaan.

  • Intel Core i7

Memory controller baru  terintegrasi menangani aliran data antara memory utama (RAM) dan processor. Tiga channel memory (DDR3 1066 MHz) menghasilkan bandwidth hingga 25,6 GB/detik. Semakin besar bandwidth, semakin cepat kinerja yang dihasilkan untuk aplikasi-aplikasi padat data (grafis dan multimedia). Core i7 menurunkan power tiga core, dan secara perlahan meningkatkan power satu core tanpa menaikkan power yang masuk ke dalam processor mirip dengan fitur overclocking otomatis built-in. Core i7 memiliki empat core, bila HT diaktifkan, sistem operasi akan melihatnya sebagai delapan processor. Chipset baru Core i7 (x58) mendukung PCI-e 2.0, yang memiliki transfer rate dua kali lebih besar dari PCI Express original (dari bandwidth per port 8 GB menjadi 16 GB/detik).

Intel Core i7 Terdiri dari 2 jenis, yaitu

  • Core i7 QM

Prosesor notebook Core i7 QM memiliki kemampuan tertinggi. Tidak ada VGA di dalam prosesor ini, tetapi dengan 4 inti prosesor (quad core), kecepatan tinggi, dan Turbo boost. Prosesor dengan 4 core dan hyper-threading ini akan dideteksi Windows seakan memiliki 8 inti prosesor. Sehingga menghasilkan performa notebook tertinggi yang bahkan mampu bersaing dengan desktop.

  • Core i7 M

Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Dengan teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost sehingga membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya dapat bersaing dengan Core i7 QM.

Referensi :

http://misscihuycomunity.blogspot.com/2009/09/processor-pentium-4_27.html

http://etutorialkomputer.blogspot.com/2011/02/teknologi-processor-intel-core-i3.html

http://santo0611.blogspot.com/2013/01/kinerja-prosesor-core-i5.html

http://satumultimediasatu.blogspot.com/2013/06/pengertian-processor-intel-core-i5.html

http://blog.uin-malang.ac.id/evananovi/2010/10/06/pengenalan-tentang-prosessor-intel-core-i3core-i5-core-i7/

http://sia201108s.wordpress.com/2013/01/04/processor-intel-core-i7-part-ii/