Resume Praktikum Jaringan Komputer Mengenai Konfigurasi Wireless Access Point Linksys

1

Dalam praktikum kemarin, saya mempelajari bagaimana cara mengkonfigurasikan wireless access point LinkSys. Untuk men-setting wirelless ini kita hanya perlu masuk ke sistem dengan menggunakan web Browser seperti Mozilla Firefox, Opera, ataupun Google Chrome.

Berikut cara konfigurasinya:

  • Kita reset dulu itu akses poin dengan memencet tombol reset di bagian belakang akses poin selama 10 detik pake paper clip, biar kita yakin settingannya kembali ke default.
  • Selanjutnya setting IP laptop/PC anda dengan range yang sama dengan IP Default bawaan LinkSys. Untuk IP Default LinkSys sendiri yaitu 192.168.1.245 atau 192.168.1.1 (biasanya ada 2 versi IP). Untuk LinkSys yang saya setting ini, default IP nya menggunakan 192.168.1.245, sehingga setting IP yang satu kelas IP bawaan LinkSys tersebut. Lalu  sambungkan kabel UTP dari Laptop/PC ini ke akses point secara langsung.

2

  • Kemudian kita buka browser google chrome atau mozila atau yang lainnya.
    Lalu Ping ke alamat IP defaulnya ex : 192.168.1.1 atau 192.168.1.245.
  • Akan muncul form login. Isilah seperti format dibawah ini.

3

username : dikosongkan. password : admin.

Klik OK dan anda akan melihat tampilan halaman setting berbasis web dari accsess point sub menu Linksys.

  • Dalam Sub Menu adalah mensetting IP address Linksys dan masih banyak lainnya. Di halaman pertama  akan muncul setup Access Point, seperti gambar di bawah. Lalu ubah IP address, Subnet Mask dan Default Gateway nya. Pada kesempatan kali ini saya mengganti IP default menjadi IP kelas C. Seperti gambar di bawah. Lalu pilih save setting.

4

  • Klik pada menu Setup  untuk mengatur tipe mode koneksi.

5

Karena kita disini akan menggunakan wireless access point maka kita pilih access point. Sedikit saya jelaskan mengenai mode –mode access point yang berada pada gambar di atas.

  • Access Point

Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan.

  • AP Client

AP Client merupakan AP yang dijadikan client dari AP utama.   Jadi AP utama akan memiliki hubungan dengan AP client secara langsung, karena perannnya sebagai AP Client maka tidak ada host yang bisa melakukan koneksi langsung ke AP client sehingga hanya port-port LAN saja yang bisa bekerja.

  • Wireless Repeater

AP  Repeater  berperan  sebagai  penguat  signal  wireless.     Jika  kita  ingin mendirikan  jaringan  wireless  yang  letaknya  terlalu  jauh  (diluar  jangkauan  power) maka kita harus mendirikan AP Repeater, dengan tujuan agar signal wireless tetap stabil  sehingga  troughput  yang  dihasilkan  sesuai  dengan  harapan  yaitu  baik  dan stabil juga. AP Repeater hanya berperan sebagai penguat sehingga tidak bisa dikoneksikan oleh host secara langsung.

  • Wireless Bridge

 AP Repeater  Bridge  berfungsi  seperti  AP Repeater  yang   berperan  sebagai penguat  signal  wireless.    Perbedaannya  jika  kita  mendirikan  mode  AP  Repeater Bridge maka host bisa langsung melakukan koneksi ke AP Repeater Bridge secara wireless. dan untuk SSID yang sama meskipun ada lebih dari 1 akses point yang ada maka kita harus mengatur virtual Akses point dengan mengacu kepada SSID akses point utama.

  • Lakukan perubahan sesuai dengan setting konfigurasi pada jaringan anda, dan jangan lupa untuk mengklik pada tombol Save Settings, untuk menyimpan perubahan tersebut.

6

  • Untuk memberikan proteksi keamanan pada jaringan wireless anda, anda dapat mengaktifkan optionWireless Security dengan mengklik pada option Enabled, kemudian klik tombol Edit Security Settings untuk membuka dialog pengaturan jenis akses keamanan.

7

Pada layar tersebut, pilihlah jenis akses keamanan pada option Security Mode. Disini saya akan menjelaskan beberapa security mode yang ada.

  • WEP  (Wired Equivalent Privacy)

Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan oleh administrator ke client maupun access point, kunci tersebut harus cocok dari yang diberikan access point ke client, dengan yang di masukkan client untuk authentikasi menuju access point.

Cara memberikan password pada WEP terdiri dari 64 bit dan 128 bit dengan menggunakan format karakter Hexxadecimal dan ASCII. WEP adalah security untuk wireless yang agak lama. Jenis security ini mudah untuk dicrack atau di sadap orang luar .

  • WPA  (Wifi Protected Access)

Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yamg sebelumnya, yaitu WEP. WPA dianggap lebih aman karena sulit ditembus dengan metode sederhana.

WPA terdiri dari dua jenis:

  • WPA

WPA ada 2 jenis, WPA radius dan WPA / PSK. WPA-PSK adalah security yang lebih update dari WEP. WPA-PSK mempunyai decryption yang ada pada WEP. Tetapi ia menambahkan security yang lebih pada wireless anda. WPA-PSK masih bisa dicrack atau disadap, tetapi mengambil masa lebih lama dari WEP. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).

  • WPA2

WPA2 ada 2 jenis yakni WPA2 radius dan WPA2 / PSK. WPA radius lebih aman,dibutuhkan 1 buah server  tambahan  yang bertugas melayani permintaan autentifikasi  yang diberikan oleh server radius.WPA2-PSK adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).

Jika anda memilih option WEP maka pada option WEP Encryption pilihlah128 bits 26 hex digits untuk membuat kombinasi enkripsi sebanyak 26 digit. Pada bagian Passphrase, anda dapat memasukkan sembarang kata, kalimat yang anda inginkan kemudian dengan mengklik pada tombol Generate, maka kombinasi enkripsi akan dibuat berdasarkan Passphrase yang telah anda isikan sebelumnya. Ataupun anda bisa juga mengosongkan Passphrase dan memasukkan 26 kombinasi angka dan huruf yang anda inginkan.

  • Agar tidak setiap PC dapat terkoneksi dengan jaringan yang kita buat, maka aturlah system keamanan wirelessnya. Pilih tab Wireless dan pilih tab Wireless Mac Filter.

8

  • Pilih Enable, lalu pilih prevent only pcs listed to access the wireless network. Artinya kita membuat list pc yang tidak diperbolehkan terkoneksi dengan jaringan yang kita buat. Sedangkan untuk permit only only pcs listed to access the wireless network. Artinya kita membuat list pc yang boleh mengakses jaringan yang kita buat.
  • Klik edit mac filter list.

9

Isilah kolom-kolom dengan mac address PC. Bagaimana kita mengetahui mac address pc nya? Buka CMD, lalu ketikan IPCONFIG /ALL, maka akan muncul tampilan sebagai berikut.

10

Mac address adalah physical address, dimana jika dilihat pada gambar diatas maka mac addressnya adalah 00-15-00-4F-48-E3. Masukan mac address ini pada kolom tadi. Lalu klik save.

  • Kita  akan merubah password defaultnya. Biasanya password default menggunakan “admin”.

11

Kita rubah dengan password baru , lalu pilih save setting.

12

  • Kemudian akan muncul notification lalu klik continue. Setelah itu gunakan password yang baru dan klik OK.

13

  • Beri nama Access Point pada kotak Network Name (SSID).

14

Dalam Menu Wireless kita hanya menentukan mode wireless dan SSID, dalam Wireless biasa nya kita mengenal SSID dan Wireless Mode, SSID adalah nama Wireless network yang biasa dikenal oleh orang Nama Hostpotnya. DanmWireless Mode adalah type gelombang yang digunakan. Jika  sudah selesai klik Save Setting.

Referensi :

 

Leave a Reply to Abram Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *